Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang Pemkab OKU Selatan Dukung Operasi Bibir Sumbing Gratis Peringati HUT ke-22

OKU Selatan

Warga Desa Tanjung Durian Terus Dibayangi Teror Gajah Liar

badge-check


					Sisa-sisa teror gajah liar yang merusak kebun warga. Perbesar

Sisa-sisa teror gajah liar yang merusak kebun warga.

MUARADUA, NARASINEWS.CO – Warga Desa Tanjung Durian dan Tanjung Baru di Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, kini hidup dalam bayang-bayang ketakutan.

Bukan tanpa sebab, kawanan gajah liar terus meneror mereka dengan merusak lahan pertanian dan pondok-pondok warga.

Dika, salah satu petani setempat, menceritakan betapa beratnya hidup di tengah ancaman yang datang dari makhluk sebesar gajah.

“Bagaimana kami bisa bertahan hidup di desa kami sendiri kalau hama yang menyerang kebun kami sebesar ini,” ungkapnya dengan nada putus asa, Minggu, 22 September 2024.

Ia pun berharap besar pada pemerintah, terutama Bupati dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) daerah, untuk memberikan perhatian dan bantuan terkait masalah ini.

“Tolong kami, Bupati, DPR, dan pihak terkait. Kami warga Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, sangat membutuhkan pertolongan kalian semua,” ujarnya penuh harap.

Dika menambahkan bahwa kerugian yang dialami para petani sudah sangat besar. Tidak hanya lahan yang rusak, tetapi modal untuk bertani juga semakin menipis.

“Gajah-gajah itu menghancurkan lahan kami. Tolong, pak, beri perhatian. Jika dibiarkan, mereka akan terus merusak perkebunan kami,” lanjutnya dengan penuh kekhawatiran.

Di tengah situasi yang semakin sulit, para petani tak bisa berbuat banyak selain berharap ada bantuan segera dari pihak-pihak yang berwenang.

“Kami hanya bisa memohon bantuan dari kalian,” tutupnya, seolah menggambarkan keputusasaan yang dirasakan seluruh warga desa. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing

10 Februari 2026 - 00:47 WIB

Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan

10 Februari 2026 - 00:29 WIB

Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027

9 Februari 2026 - 17:32 WIB

Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung

9 Februari 2026 - 17:22 WIB

Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang

8 Februari 2026 - 00:16 WIB

Trending di Headline