MUARADUA – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan mulai mematangkan persiapan pelaksanaan Tabligh Akbar 1447 Hijriah/2026 Masehi yang akan menghadirkan penceramah nasional, Abdul Somad.
Rapat persiapan kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda OKU Selatan, Joni Rafles, AP., M.Si., di Ruang Abdi Praja, Kamis (05/03/2026).

Dalam rapat tersebut, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kabag Kesra) memaparkan bahwa kegiatan Tabligh Akbar direncanakan akan dilaksanakan pada 13 Maret 2026. Kegiatan ini mengusung tema “Tabligh Akbar Menyambut Malam Lailatul Qadar dan Penutupan Rangkaian Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten OKU Selatan 1447 H.”
Sementara itu, Kepala Bagian Tata Pemerintahan (Kabag Tapem) menjelaskan bahwa Tabligh Akbar tersebut rencananya akan menghadirkan penceramah nasional, yakni Ustaz Abdul Somad, yang dikenal luas melalui ceramah-ceramah keagamaan di berbagai daerah di Indonesia.
Lebih lanjut disampaikan bahwa kegiatan ini juga merupakan bagian dari rangkaian Safari Ramadan Ketua DPRD Provinsi Sumatera Selatan, Andie Dinialdie, yang dijadwalkan melakukan kunjungan ke sejumlah kabupaten dan kota di Provinsi Sumatera Selatan, termasuk Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan.
Sehubungan dengan rencana tersebut, Pemerintah Kabupaten OKU Selatan diminta untuk menyiapkan berbagai kebutuhan teknis, mulai dari sarana dan prasarana hingga dukungan koordinasi lintas perangkat daerah guna memastikan kegiatan berjalan lancar.
Direncanakan, Ustaz Abdul Somad akan tiba di Kabupaten OKU Selatan pada 13 Maret 2026 dan dijadwalkan menyampaikan ceramah di Masjid Agung Al-Muhtadin setelah pelaksanaan Salat Tarawih, sekitar pukul 19.00 hingga 21.00 WIB.
Menanggapi hal tersebut, Joni Rafles menegaskan agar seluruh perangkat daerah yang terlibat dapat mempersiapkan kegiatan secara maksimal dan melakukan koordinasi secara intensif, termasuk dengan pihak Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.
“Persiapan sebelum kedatangan ustaz harus benar-benar diperhatikan. Susunan acara harus dikoordinasikan dengan pihak provinsi, rundown kegiatan harus jelas karena dilaksanakan pada malam hari. Seluruh rangkaian kegiatan harus tersusun dengan baik,” tegasnya.
Ia juga menambahkan bahwa setelah rapat awal ini, akan segera dilaksanakan rapat lanjutan guna membahas pembagian tugas masing-masing bidang serta pembentukan kepanitiaan secara lebih rinci.
Rapat persiapan tersebut turut dihadiri oleh sejumlah kepala perangkat daerah, di antaranya Kepala Dinas Kesehatan, Kepala Dinas Perhubungan, Kepala Dinas Kominfo, Kepala Satpol PP, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Kabag Kesra, Kabag Tapem, Kabag Umum, serta Kabag Protokol.







