Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang Pemkab OKU Selatan Dukung Operasi Bibir Sumbing Gratis Peringati HUT ke-22

News

Kebakaran Hanguskan Rumah di Banding Agung, Tidak Ada Korban Jiwa

badge-check


					Sebuah kebakaran terjadi di Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, pada 8 September 2024, menghanguskan rumah milik Awanda, warga Desa Sukanegeri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material cukup besar. Foto: IST Perbesar

Sebuah kebakaran terjadi di Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, pada 8 September 2024, menghanguskan rumah milik Awanda, warga Desa Sukanegeri. Tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut, namun kerugian material cukup besar. Foto: IST

MUARADUA, NARASINEWS.CO – Peristiwa kebakaran kembali melanda wilayah Kecamatan Banding Agung, Kabupaten OKU Selatan, pada Minggu, 8 September 2024, sekitar pukul 10.30 WIB.

Kali ini, rumah milik Awanda (50), warga Dusun V, Desa Sukanegeri, hangus dilalap api. Meskipun kejadian tersebut tidak menimbulkan korban jiwa, namun kerugian material yang dialami cukup besar.

Kejadian ini berlangsung dengan cepat, dan sampai saat ini penyebab pasti kebakaran masih dalam tahap penyelidikan oleh pihak berwenang.

Informasi mengenai sumber api belum dapat dipastikan, sehingga petugas dari kepolisian dan Dinas Pemadam Kebakaran masih terus bekerja untuk menemukan jawaban atas penyebab munculnya api.

“Kami masih menyelidiki penyebab kebakaran ini, dan belum bisa memberikan kepastian dari mana api berasal,” ujar Camat Banding Agung, Adi Saputra, SE, saat dikonfirmasi pada hari kejadian.

Awanda, pemilik rumah yang terkena musibah, hanya bisa menyaksikan harta bendanya habis terbakar. Meskipun tidak ada anggota keluarga yang menjadi korban, kerugian material cukup besar karena hampir seluruh barang di dalam rumah tidak dapat diselamatkan.

Beberapa perabotan rumah tangga, dokumen penting, dan barang-barang elektronik ikut menjadi korban keganasan api.

“Kerugian hanya bersifat material, tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Sayangnya, rumah korban tidak sempat diselamatkan karena api menyebar dengan cepat,” kata Adi Saputra.

Plt. Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Kabupaten OKU Selatan, Wily Agus, ST., MT., MM., menyatakan bahwa tim pemadam kebakaran segera bergerak ke lokasi setelah mendapat laporan dari warga sekitar.

Berkat kedekatan lokasi rumah dengan Pos Pemadam Kebakaran Banding Agung, petugas pemadam bisa tiba dengan cepat untuk mengendalikan situasi.

“Rumah tidak sampai hangus total karena petugas kami berhasil memadamkan api sebelum menyebar lebih jauh. Lokasi rumah yang tidak jauh dari pos pemadam memudahkan kami untuk cepat tiba di lokasi dan mengatasi kebakaran,” terang Wily.

Meskipun api dapat dikendalikan dengan relatif cepat, kebakaran tersebut sempat menimbulkan kepanikan di kalangan warga sekitar.

Beberapa warga setempat bahkan mencoba memadamkan api secara mandiri dengan peralatan seadanya sebelum mobil pemadam kebakaran tiba.

“Warga sudah melihat api membesar dan segera mencoba memadamkannya dengan menyiram air. Usaha mereka cukup membantu sebelum tim pemadam tiba. Untungnya api bisa dikendalikan dalam waktu singkat,” tambah Wily.

Berdasarkan dugaan sementara, api mungkin berasal dari hubungan arus pendek listrik yang kemudian menyambar material yang mudah terbakar di sekitar rumah.

“Api dengan cepat menyebar karena ada beberapa material yang mudah terbakar di rumah tersebut. Kami menduga kebakaran ini disebabkan oleh korsleting listrik, namun penyelidikan lebih lanjut masih diperlukan untuk memastikan penyebab pastinya,” jelas Wily.

Kebakaran ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada terhadap potensi bahaya kebakaran, terutama di musim kemarau ketika kondisi lingkungan lebih kering dan risiko kebakaran meningkat.

Pemerintah setempat menghimbau agar warga rutin memeriksa instalasi listrik di rumah mereka untuk menghindari kejadian serupa di masa mendatang. (end)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing

10 Februari 2026 - 00:47 WIB

Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan

10 Februari 2026 - 00:29 WIB

Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027

9 Februari 2026 - 17:32 WIB

Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung

9 Februari 2026 - 17:22 WIB

Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang

8 Februari 2026 - 00:16 WIB

Trending di Headline