Menu

Mode Gelap
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten OKU Selatan Digelar, Fokus Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Sekda OKU Selatan Harapkan OPD Aktif dalam Pembahasan LKPJ Kepala Daerah 2025 Pemkab OKU Selatan Dukung Pengamanan Lebaran, Asisten II Hadiri Rakor Operasi Ketupat Musi 2026 Bupati OKU Selatan Terima Audiensi Bawaslu, Perkuat Sinergi Kelembagaan Bupati OKU Selatan Hadiri Buka Puasa Bersama PWM Muhammadiyah Sumatera Selatan di Muaradua Safari Ramadhan 1447 H, Bupati OKU Selatan Tekankan Pembangunan Infrastruktur

News

Sulaidi Luruskan Pemberitaan Soal Dugaan Intimidasi Jurnalis, Sebut Kesalahpahaman Saat Klarifikasi BUMDes

badge-check


					Sulaidi Luruskan Pemberitaan Soal Dugaan Intimidasi Jurnalis, Sebut Kesalahpahaman Saat Klarifikasi BUMDes Perbesar

MUARADUA – Kepala Desa Talang Padang, Kecamatan Buay Pemaca, Kabupaten OKU Selatan, Sulaidi, memberikan klarifikasi atas tuduhan intimidasi terhadap wartawan yang menyeret namanya.

Ia menegaskan tidak pernah bermaksud menghalangi tugas jurnalistik maupun merendahkan profesi pers.

Klarifikasi tersebut disampaikan Sulaidi saat ditemui di Kantor Kecamatan Buay Pemaca, Senin (12/1/2026), didampingi Kepala Desa Tanjung Jaya, Yeti Tarwiah.

Ia menjelaskan kronologi kejadian yang berlangsung di Kantor Desa Tanjung Jaya pada Selasa, 6 Januari 2026 lalu.

Menurut Sulaidi, kehadirannya di lokasi berawal dari informasi yang diterimanya melalui grup WhatsApp terkait adanya pertemuan antara Kepala Desa Tanjung Jaya dengan sejumlah oknum wartawan yang membahas persoalan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

“Sebagai Ketua Forum Kepala Desa Buay Pemaca, saya merasa berkewajiban mengetahui persoalan yang terjadi dan membantu mencari jalan keluar,” ujar Sulaidi.

Ia mengungkapkan, saat tiba di kantor desa, situasi diskusi sudah berlangsung dalam kondisi cukup tegang.

Dalam pembicaraan tersebut, Sulaidi sempat menyampaikan pandangan agar pemberitaan terkait BUMDes seharusnya melalui mekanisme konfirmasi kepada pihak yang berkompeten, sesuai dengan prinsip kode etik jurnalistik.

Namun, suasana semakin memanas setelah dirinya menerima pernyataan yang dinilainya kurang pantas, sehingga emosinya terpancing.

“Saya akui emosi saya sempat terbawa suasana . Tapi saya tegaskan, tidak ada pemukulan atau tindakan kekerasan fisik,” tegasnya.

Sulaidi menambahkan, reaksi tersebut murni bentuk kekesalan sesaat dan bukan niat untuk mengintimidasi ataupun menghalangi kerja wartawan.

Sementara itu, Kepala Desa Tanjung Jaya sekaligus Pembina BUMDes, Yeti Tarwiah, membenarkan bahwa saat kejadian ia tengah memberikan penjelasan kepada tiga oknum wartawan mengenai pemberitaan BUMDes yang dinilainya tidak sesuai fakta di lapangan.

Yeti menyayangkan munculnya pemberitaan yang terbit tanpa melalui proses konfirmasi kepada pengelola maupun pembina BUMDes.

“Selama ini hubungan kami dengan media berjalan baik. Bahkan kami sering menjalin komunikasi, termasuk berbagi hasil BUMDes,” katanya.

Ia juga menegaskan kehadiran Sulaidi semata-mata untuk memberikan masukan sebagai Ketua Forum Kepala Desa Buay Pemaca, bukan untuk memperkeruh keadaan.

Terkait laporan yang telah masuk ke Polres OKU Selatan, Yeti menyatakan pihaknya tidak keberatan dan siap memberikan keterangan apabila diminta oleh aparat penegak hukum.

“Namun hingga kini belum ada panggilan resmi dari pihak kepolisian,” tutupnya. (End)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten OKU Selatan Digelar, Fokus Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah

1 April 2026 - 01:33 WIB

Sekda OKU Selatan Harapkan OPD Aktif dalam Pembahasan LKPJ Kepala Daerah 2025

9 Maret 2026 - 18:19 WIB

Pemkab OKU Selatan Dukung Pengamanan Lebaran, Asisten II Hadiri Rakor Operasi Ketupat Musi 2026

9 Maret 2026 - 18:14 WIB

Bupati OKU Selatan Terima Audiensi Bawaslu, Perkuat Sinergi Kelembagaan

9 Maret 2026 - 16:08 WIB

Bupati OKU Selatan Hadiri Buka Puasa Bersama PWM Muhammadiyah Sumatera Selatan di Muaradua

9 Maret 2026 - 10:07 WIB

Trending di News