MUARADUA – Bupati Ogan Komering Ulu Selatan (OKU Selatan), Abusama, S.H., menghadiri kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 yang digelar sebagai bagian dari program nasional ketahanan pangan, Kamis (08/01/2026). Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus mendukung upaya pemerintah menjaga stabilitas pangan nasional.
Dalam kegiatan tersebut disampaikan data capaian luas tanam jagung nasional pada periode Oktober hingga Maret yang mencapai 47.830,93 hektare, dengan estimasi total produksi panen nasional sebesar 743.572,86 ton jagung. Sementara itu, luas lahan yang dipanen secara serentak pada hari pelaksanaan panen raya tercatat mencapai 1.191,28 hektare, dengan estimasi hasil produksi berkisar antara 4.765,12 ton hingga 11.912,8 ton jagung.

Bupati Abusama menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada para petani, penyuluh pertanian, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi aktif dalam meningkatkan produksi jagung, khususnya di Kabupaten OKU Selatan. Ia menegaskan bahwa sektor pertanian memiliki peran strategis sebagai tulang punggung perekonomian daerah sekaligus penopang utama ketahanan pangan masyarakat.
“Panen raya ini merupakan hasil kerja keras para petani yang didukung oleh sinergi berbagai pihak. Pemerintah daerah akan terus hadir memberikan dukungan nyata, baik melalui pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana, maupun penguatan program pertanian berkelanjutan,” ujar Bupati.
Lebih lanjut disampaikan, kegiatan panen raya jagung serentak ini menjadi bukti nyata kolaborasi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, TNI/Polri, serta kelompok tani dalam mewujudkan ketahanan pangan nasional. Sinergi lintas sektor tersebut diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menjaga ketersediaan pangan di tengah berbagai tantangan.
Pemerintah Kabupaten OKU Selatan berharap, melalui kegiatan ini, produktivitas jagung di daerah terus meningkat dan memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat, khususnya bagi petani dan masyarakat di wilayah pedesaan. Selain itu, peningkatan hasil pertanian diharapkan dapat mendorong kesejahteraan petani serta memperkuat ketahanan ekonomi lokal.
Kegiatan Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda, jajaran TNI/Polri, kepala perangkat daerah terkait, penyuluh pertanian, perwakilan kelompok tani, serta undangan lainnya. (rill)







