Menu

Mode Gelap
Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027 Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang Pemkab OKU Selatan Dukung Operasi Bibir Sumbing Gratis Peringati HUT ke-22

News

Kebakaran di Warkuk Ranau Selatan, Satu Rumah Hangus, Miris Belum Dapat Perhatian

badge-check


					Susana sisa Kebakaran hebat melanda satu rumah di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan pada 22 September 2024. (foto:ist) Perbesar

Susana sisa Kebakaran hebat melanda satu rumah di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan pada 22 September 2024. (foto:ist)

WARKUK RANAU, NARASINEWS.CO – Sebuah kebakaran terjadi di Kecamatan Warkuk Ranau Selatan (Waras) pada Minggu, 22 September 2024, sekitar pukul 10.30 WIB, yang menghanguskan satu rumah milik warga Dusun III, Desa Bumi Agung, Kabupaten OKU Selatan.

Namun, hingga kini belum ada perhatian dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan terhadap korban.

Rumah milik Kadan, warga setempat, terbakar habis kecuali bagian tiang beton.

Api diduga berasal dari dapur dan dengan cepat merambat ke seluruh rumah yang sebagian besar terbuat dari kayu berukuran 4×8 meter.

Upaya warga memadamkan api dengan peralatan sederhana seperti tangki sprayer, selang, dan ember tidak mampu menghentikan laju si jago merah.

Akibat peristiwa ini, Kadan mengalami kerugian besar.

Selain rumah, barang-barang yang turut terbakar antara lain mesin air, pupuk urea sebanyak 250 kg, pupuk ponska 250 kg, 150 kg kopi, 50 kg beras, perabotan rumah tangga, dan bahan bangunan.

Kerugian material diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah.

Kepala Sekolah SMPN 02 Warkuk Ranau Selatan, Gusnawati, S.Pd., yang merupakan guru dari anak Kadan, menyatakan bahwa kejadian ini semakin memilukan karena anak-anak korban sedang pergi ke kebun pada saat kebakaran terjadi.

Sementara orang tua mereka berada di Belitang menghadiri acara undangan.

“Kami prihatin karena hingga saat ini korban belum mendapat perhatian atau bantuan dari pemerintah,” ungkap Gusnawati pada Rabu, 25 September 2024.

Pihak sekolah sendiri telah memberikan bantuan seadanya berupa sumbangan dari guru dan siswa serta pakaian layak pakai.

Saat dikonfirmasi, H. Abdul Haris, S.KM., MM, pihak terkait dari Pemerintah Kabupaten OKU Selatan, mengaku belum mengetahui adanya peristiwa ini karena tidak ada laporan dari Kepala Desa.

“Kami baru mendapat informasi setelah ditelusuri, karena tidak ada laporan dari Kepala Desa. Seharusnya Kades segera melaporkan kejadian ini, setidaknya melalui telepon,” ujarnya.

Ia juga berjanji akan segera menindaklanjuti peristiwa ini setelah menerima informasi dari warga. (end)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Sekda OKU Selatan Pimpin Sosialisasi Manajemen Talenta ASN, Dorong Aparatur Profesional dan Berdaya Saing

10 Februari 2026 - 00:47 WIB

Pemkab OKU Selatan Laksanakan Restocking Ikan di Tebat Gabus dan Tebat Bengkok, Perkuat Kelestarian Perairan dan Ketahanan Pangan

10 Februari 2026 - 00:29 WIB

Pemkab OKU Selatan Gelar Rakor Penyusunan Rancangan Awal RKPD dan Renja Perangkat Daerah Tahun 2027

9 Februari 2026 - 17:32 WIB

Ketua TP PKK OKU Selatan Lantik Ketua TP PKK Kecamatan Muaradua dan Runjung Agung

9 Februari 2026 - 17:22 WIB

Pemilihan Ketat, Resha–Nefri Inge Terpilih Jadi Ketua dan Sekretaris AJI Palembang

8 Februari 2026 - 00:16 WIB

Trending di Headline