Menu

Mode Gelap
Musrenbang RKPD 2027 Kabupaten OKU Selatan Digelar, Fokus Infrastruktur dan Konektivitas Wilayah Sekda OKU Selatan Harapkan OPD Aktif dalam Pembahasan LKPJ Kepala Daerah 2025 Pemkab OKU Selatan Dukung Pengamanan Lebaran, Asisten II Hadiri Rakor Operasi Ketupat Musi 2026 Bupati OKU Selatan Terima Audiensi Bawaslu, Perkuat Sinergi Kelembagaan Bupati OKU Selatan Hadiri Buka Puasa Bersama PWM Muhammadiyah Sumatera Selatan di Muaradua Safari Ramadhan 1447 H, Bupati OKU Selatan Tekankan Pembangunan Infrastruktur

Headline

Sriwijaya FC Terpuruk di Fase Penyisihan Grup 1 Liga 2, Kembali Kehilangan Poin di Rumah Sendiri

badge-check


					Sriwijaya FC kembali gagal meraih kemenangan di fase penyisihan grup 1 Liga 2 musim 2024-2025 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persikota Tangerang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. (foto: Budiman/Sumeks) Perbesar

Sriwijaya FC kembali gagal meraih kemenangan di fase penyisihan grup 1 Liga 2 musim 2024-2025 setelah bermain imbang 0-0 melawan Persikota Tangerang di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring. (foto: Budiman/Sumeks)

PALEMBANG, NARASINEWS.CO – Sriwijaya FC terus mengalami kesulitan di fase penyisihan grup 1 Liga 2 musim 2024-2025.

Setelah kekalahan 0-1 dari Dejan FC dan hasil imbang 1-1 melawan PSKC Cimahi, tim yang dikenal dengan julukan Laskar Wong Kito kembali gagal meraih kemenangan di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring (GSJ).

Pada Kamis, 19 September 2024, Sriwijaya FC bermain imbang 0-0 melawan Persikota Tangerang.

Hasil imbang ini membuat Sriwijaya FC terjerembab ke zona degradasi, berada di posisi ke-8 dari 9 tim dengan koleksi 2 poin.

Dalam pertandingan ini, Sriwijaya FC menghadapi kesulitan dalam menembus pertahanan Persikota Tangerang, meski terus melancarkan serangan.

Peluang terbaik Sriwijaya FC datang pada menit ke-55 ketika mereka mendapatkan hadiah penalti setelah Chris Robert Rumbiak dilanggar di kotak penalti.

Namun, Meghon Velpoort yang dipercaya sebagai eksekutor gagal memanfaatkan kesempatan tersebut.

Tendangannya yang lemah dapat dibaca dengan mudah oleh kiper Persikota Tangerang, Imam Arief Fadilah, yang juga merupakan mantan pemain Sriwijaya FC.

Kontroversi menyelimuti keputusan penalti ini, dengan Persikota Tangerang melayangkan protes keras.

Perdebatan sengit terjadi, dan akhirnya wasit membatalkan penalti tersebut.

Pada menit ke-84, Tomi Darmawan juga gagal memanfaatkan peluang emas ketika tendangannya meleset di atas mistar gawang.

Hasil akhir 0-0 memicu kemarahan para penggemar.

Dari tribun Barat, beberapa suporter bahkan meneriakkan agar pelatih Jafri Sastra dipecat.

“Pecat pelatih karena tidak mampu mengangkat performa Sriwijaya FC,” teriak salah satu suporter.

Tak hanya pelatih, beberapa penonton juga menyerukan agar Meghon Velpoort diganti.

“Pemain asing tidak bagus, tidak sesuai harapan,” ungkap penonton.

Setelah gagal mengeksekusi penalti, Velpoort langsung digantikan oleh Beni Oktovianto.

Usai dua laga kandang yang kurang memuaskan, Sriwijaya FC akan melanjutkan perjalanan mereka ke Banda Aceh. P

ada Selasa, 24 September 2024, tim yang berdiri sejak 23 Oktober 2004 ini akan menghadapi Persiraja Banda Aceh. (*/end)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Baca Lainnya

Tabligh Akbar Ramadan di OKU Selatan Segera Digelar, Ustaz Abdul Somad Dijadwalkan Isi Ceramah

5 Maret 2026 - 22:44 WIB

Pemkab OKU Selatan Dukung Program PHTC, Status RSUD Muaradua Ditargetkan Naik dari Tipe D ke Tipe C

5 Maret 2026 - 22:39 WIB

LPG 3 Kg Dijual Sesuai HET, Operasi Pasar di Muaradua dan Kisam Ilir Disambut Antusias

3 Maret 2026 - 14:10 WIB

Bupati OKU Selatan Gelar Safari Ramadhan 1447 H, Perkuat Silaturahmi dengan Masyarakat

3 Maret 2026 - 09:47 WIB

Meski Kewenangan Provinsi, Pemkab OKU Selatan Tangani Jalan Berlubang

28 Februari 2026 - 14:04 WIB

Trending di Headline